Kolaborasi yang nyata Jurusan Akuntansi dengan Asosiasi Profesi

” Dunia Butuh Spesialis” kalimat ini selalu tertanam dalam fikiran saya, dunia bukan mencari orang segala bisa tetapi butuh spesialis karena orang yang fokus dalam pemahaman bidang ilmu sepsifik tentu lebih di butuhkan ketimbang semua bisa. secara Pribadi saya termasuk yang suka belajar banyak Bidang ilmu terlihat dari Degree yang saya ambil akan tetapi saya tetap bekerja secara spesifik di bidang ilmu itu secara praktek misal tidak berhenti menjadi seorang auditor hingga saat ini sejak lulus Kuliah S1 Akuntansi tahun 2007  dan membangun KAP dan fokus juga dibidang IT menjadi Praktisi sejak tahun 2014 saat saya mengambil Magister Ilmu Komputer dengan mendirikan Perusahaan IT dan terjun langsung dalam semua Proyek IT. Itu sedikit gambaran menuju spesialisasi ilmu.

Anak lulusan S1 belum bisa di sebut Spesialis bahkan saya setuju anak D3 disebut spesialis karena dari Prodinya saja mereka sudah Khusus misal D3 Akuntansi, D3 Perpajakan, D3 Perhotelan dll. Makanya anak D3 terkadang lebih siap pakai ketimbang anak S1 Akuntansi dalam dunia Kerja. khurikulum S1 harus di reformasi besar-besaran ke arah spesifik fokus Profesi yang di tuju dan secara Intens melakukan Kolaborasi dengan berbagai asosiasi Profesi, saat ini saya banyak melihat yang sering muncul itu di acara-cara hanya IAI dan IAPI padahal Profesi terkait bukan dua organisasi itu saja, sehingga anak-anak seperti tidak tahu profesi lain yang bisa mereka bidik.

Kolaborasi yang dilakukan Juga harus secara nyata bukan hanya membuat Test Centre, Test Centre itu hanya suatu media saja memudahkan mahasiswa dan dosen untuk dekat melakukan test ,tetapi juga kolaborasi dalam pembinaan keprofesian juga harus dilakukan asosiasi tersebut jika tidak begitu maka kampus hanya sebagai pasar empuk mencari anggota bagi profesi-profesi ini. Saya dicurhati teman mereka bingung memiliki salah satu Test Centre dari sebuah profesi gak ada kegiatan dan kososong kecuali ada yang daftar buat test sedangkan fasilitas itu disiapkan tidak murah, sangat di syangkan artinya model kolaborasi kerjasamannya gak begitu sempurna dalam menunjang kopetensi mahasiswa yang akan lulus. Harusnya Asosiasi bisa meberikan lebih dari itu karena mereka juga butuh lulusan tersebut untuk regenerasi Profesional bagi Profesinya dan kampus harus punya dayat tawar itu.

Semoga kita semua yang berada dilingkungan kampus bisa dapat memberikan ide konstribusi yang nyata supaya situasi terus berubah menjadi lebih baik

 

Facebook Comments