Memiliki Harta Akan tetapi Tidak Memiliki Waktu

Kadang kita lebih takut di anggap orang miskin, gak punya apa-apa,gak di pandang oleh orang lain, kadang itu membuat minder dalam pergaulan, tak mau datang reonian karena takut ditanya Kerja dimana, lulus apa, tinggal dimana, anak sekolah dimana akhirnya hidup jadi beban kemudian kita berusaha untuk coba memenuhi itu supaya jawabannya ada.

Kadang kita tak jarang harus urusan sama Bank untuk terkait itu, atau kita membeli rumah gak papa jauh asal punya, gak papa ngutang asal punya, dari semua kelumit itu adalah jadi beban yang membuat kita memiliki harta akhirnya tidak memiliki waktu.

Tak jarang kita menemukan atau kita sendiri rela tinggal dirumah yang kita usahakan miliki asal jauh yang penting rumah sendiri akhirnya kita terpaksa berangkat habis subuh balik sampai rumah hampir mendekati tahajud, akhirnya kita tidak memiliki kesempatan waktu mengatar anak sekolah atau mengatar ia tidur sambil bercerita seharian apa yang ia lakukan dan besok apa renacana ia kesekolah. Mereka besar jauh dari nilai-nilai dan karakter yang kita miliki.

Bahkan kita lupa kapan terakhir kita sarapan bareng dan makan malam bareng selain hari minggu dan libur bersama mereka, terkadang istri yang mencintai kita ikut turun tangan membantu melunasi banyak kewajiban tiap bulannya sehingga dia juga ikut bareng subuh-subuh berangkat akan tetapi harus berpisah di halte karena memilik tujuan yang berbeda, malamnya pulang pun tak bisa bersamaan bahkan tak selera lagi untuk menunaikan surga dunia karena lelah yang menerpa.

Akhirnya kita punya harta tetapi tak punya waktu, dan kita membuang harta yang berharga yaitu waktu bersama anak-anak.

Tak banyak yang berfikir gak papa beli rumah jauh sebagai investasi, rumah tersebut di kontrakan dan uang kontrakannya di gunakan untuk mengontrak rumah lebih dekat dari tempat kerja, dimana dengan dekatnya tempat kerja kita masih punya waktu untuk mengatar anak-anak sekolah dan mengatarkan ia tidur dan bercerita, pikiranpun cukup segar dikarenakan tidak di terpa beban macet yang berjam-jam setiap hari.

Akhirnya kita punya harta dan punya cukup waktu dan harta terbesar dalam hidup ya itu anak yang terperhatikan.

Hidup itu bukan masalah memiliki akan tetapi masalah bagaimana cara menikmati, banyak orang memiliki harta akan tetapi bukan mereka yang menikamti.

Jangan buang waktu karena harta sebab waktu tak pernah bertambah.

#renungandiri
#anarjemputanaksekolah

Facebook Comments